.

.

-

-

-

-

.

.

-

-

Cek Pajak
Peta Layanan Samsat
Information Center
Pemenang Gebyar
BERITA SEPUTAR BAPENDA
PAD Sumut Lampaui 50% Target, Bapenda Optimistis Capai Rp.6,9 Triliun
PAD Sumut Lampaui 50% Target, Bapenda Optimistis Capai Rp.6,...
MEDAN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren positif. Hingga 28 Juli 2026, capaian PAD telah melampaui 50% dari target yang ditetapkan pada tahun anggaran 2026.Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumut Sutan Tolang mengatakan, realisasi PAD telah mencapai hampir Rp3,5 triliun dari target sebesar Rp6,967 triliun. “Total target PAD tahun 2026 ini kan sebesar Rp6.967.065.771.493. Per hari ini realisasi target kita sudah Rp3.484.237.120.384 atau persentasenya sebesar 50,01%,” ujarnya, Kamis (30/7/2026)Menurut Sutan, capaian tersebut merupakan akumulasi penerimaan dari tujuh jenis pajak daerah dan retribusi daerah hingga 28 Juli 2026. Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) telah mencapai 41,60% dari target, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 43,88%, serta Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 50,03%.“Lalu pajak air permukaan sebesar 79,69% dari target, pajak rokok 50,06%, serta pajak alat berat dan opsen MBLB,” terang Sutan.Untuk mengoptimalkan penerimaan daerah, Bapenda Sumut terus menjalankan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sehingga target PAD tahun 2026 sebesar lebih dari Rp6,9 triliun dapat tercapai.“Kita tahun ini ada beberapa program yang mendorong PAD kita terus meningkat seperti Gebyar Pajak yang harapannya untuk meningkatkan kesadaran pajak khususnya Pajak Kendaraan Bermotor. Lalu ada sosialisasi Gerakan Sadar Pajak Kendaraan atau kita kenal GAS-KEN, ini teknik himbauan dan menyapa sampai ke lapisan masyarakat,” ucapnya.Selain pajak daerah, realisasi pendapatan dari sektor retribusi daerah juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga 28 Juli 2026, realisasinya telah mencapai 58,92% dari target yang ditetapkan. Retribusi daerah tersebut terdiri atas retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu.“Hingga 28 Juli kemarin, realisasi retribusi total sebesar Rp143.298.118.898 dari target tahun ini Rp243.205.558.747 atau jika dipersentasekan sebesar 58,92% dari target. Harapan kita tentunya semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sebagai wujud partisipasi dalam pembangunan Sumatera Utara,” jelasnya.**(DISKOMINFO SUMUT)
31 Jul 2026 Herlan S
Pendapatan RS Haji Medan Tumbuh Signifikan, Targetkan Rp 203 Miliar di 2026
Pendapatan RS Haji Medan Tumbuh Signifikan, Targetkan Rp 203...
MEDAN – Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam empat tahun terakhir sejak menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kinerja positif tersebut mendorong manajemen menargetkan pendapatan sebesar Rp203 miliar pada tahun 2026.Wakil Direktur Keuangan RSU Haji Medan Fakhrial Mirwan Hasibuan mengatakan pendapatan rumah sakit terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022, pendapatan tercatat sebesar Rp74 miliar, kemudian naik menjadi Rp93 miliar pada 2023. Tren tersebut berlanjut pada 2024 dengan pendapatan mencapai Rp132 miliar dan meningkat lagi menjadi Rp176 miliar pada 2025.“Artinya pendapatan RS Haji Medan tumbuh cukup baik. Kami menargetkan pada tahun 2026 ini pendapatan bisa mencapai Rp203 miliar,” ujar Fakhrial.Hingga Juni 2026, RSU Haji Medan telah membukukan pendapatan sebesar Rp114 miliar atau sekitar 56 % dari target pendapatan tahun ini.Menurut Fakhrial, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang difokuskan pada belanja investasi, seperti renovasi gedung dan pengembangan sarana rumah sakit. Investasi tersebut dinilai mampu mendorong terciptanya sumber-sumber pendapatan baru.Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Pengembangan SDM RSU Haji Medan Ridesman Nasution menjelaskan, penerapan pola pengelolaan keuangan BLUD juga membawa perubahan besar terhadap struktur pembiayaan rumah sakit. Ketergantungan terhadap APBD untuk membiayai operasional kini berkurang secara signifikan, sehingga anggaran pemerintah dapat lebih difokuskan pada pengembangan fasilitas dan investasi.“Dengan fleksibilitasnya, APBD murni untuk RS Haji itu jauh berubah. Yang semula harus dibiayai semuanya, sekarang paling sekitar 20 % saja. Dulu, 60 sampai 70 % APBD digunakan untuk mengoperasionalkan RS ini. Sekarang 20 % itu pun dialokasikan untuk belanja investasi,” ujar Ridesman.Penerapan pola pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kemandirian operasional RSU Haji Medan. Dengan dukungan investasi yang berkelanjutan dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten, rumah sakit optimistis mampu memperkuat kualitas layanan sekaligus mencapai target pendapatan sebesar Rp203 miliar pada 2026.**(H17/DISKOMINFO SUMUT)
15 Jul 2026 Herlan S
KEGIATAN TIM OPTIMALISASI PAD
Genjot Pendapatan Asli Daerah, Pemprov Sumut Hadirkan Samsat Berkah Malam di Akhir Pekan
Genjot Pendapatan Asli Daerah, Pemprov Sumut Hadirkan Samsat...
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada malam hari, setiap akhir pekan melalui program Samsat Berkah Malam. Layanan yang berlokasi di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).“Alhamdulillah, malam ini kita sudah launching, ya, bersama-sama pembukaan Samsat Berkah Malam di wilayah UPT Samsat Medan Utara yang berlokasi di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut Sutan Tolang Lubis, Sabtu (5/9/2026).Sutan menjelaskan, layanan Bus Samsat pada malam hari ditempatkan di lokasi yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, khususnya anak muda. Kehadiran layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkannya untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan.“Ini merupakan bentuk wujud pelayanan kita kepada masyarakat, di mana kita memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak sempat membayar pajak di siang hari, maka bisa membayarkan pajak kendaraan bermotornya di malam hari. Inilah yang kita hadirkan, Samsat Berkah Malam untuk memberikan, sekali lagi, memberikan kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ucapnya.Menurut Sutan, Pemprov Sumut juga akan mendorong pembukaan layanan Samsat malam di sejumlah UPT Samsat lainnya. Upaya tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.“Kita berharap nanti ini juga akan bisa dilakukan oleh UPT Samsat Medan Selatan dengan membuka pada lokasi lain, ya, sehingga ini sekali lagi harapan kita bisa semakin memudahkan masyarakat. UPT-UPT lain di daerah-daerah juga sudah ada yang melakukan pembukaan gerai Samsat Malam,” jelasnya.Sutan mengatakan, keberlanjutan layanan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan dan antusiasme masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat tinggi, layanan Samsat malam tidak menutup kemungkinan dioperasikan setiap hari.“Nah, ini ke depannya, untuk saat ini memang masih di malam Sabtu dan malam Minggu, tetapi ke depan nanti tentu akan kita lihat perkembangannya, harapan kita bisa terwujud untuk bisa setiap malam terlaksana ataupun beroperasi Samsat Malam ini,” ungkapnya.Sementara itu, Kepala UPT Samsat Medan Utara M Ainul Hafiz mengatakan, Bus Samsat Malam beroperasi setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 19.00 hingga 21.30 WIB. Program tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di luar jam kerja.“Kami beroperasi dari pukul 19.00-21.30 WIB pada hari Jumat dan Sabtu, Samsat Malam hadir untuk mendekatkan dan memastikan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat dilaksanakan di luar jam kerja,” tuturnya.**(DISKOMINFO SUMUT)
07 Sep 2026 Ricardo
Bobby Nasution Wacanakan Penyesuaian PKB untuk Dorong Pemerataan Penerimaan Daerah
Bobby Nasution Wacanakan Penyesuaian PKB untuk Dorong Pemera...
MEDAN, 31/8 - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mewacanakan penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di daerah tertentu sebagai upaya mendorong pemerataan penerimaan daerah. Wacana tersebut dikaitkan dengan penerapan kebijakan opsen PKB yang membuat penerimaan pajak kendaraan lebih langsung dialokasikan kepada kabupaten/kota sesuai potensi masing-masing daerah.Hal itu disampaikan Gubernur Bobby Nasution dalam sambutannya sebelum membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Senin (31/8/2026).Bobby menjelaskan, kebijakan opsen atau tambahan persentase dari penerimaan pajak kepada kabupaten/kota merupakan langkah nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Namun, dari sisi kuantitas, terdapat perbedaan potensi penerimaan antara daerah yang memiliki jumlah kendaraan banyak dan daerah dengan jumlah kendaraan lebih sedikit. “Tentunya yang paling banyak itu Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. Karena dengan kebijakan opsen ini, penerimaan itu langsung masuk untuk kabupaten/kota. Kalau dahulu dibagi ke daerah lain, tetapi sekarang itu sesuai jumlahnya. Makanya bagaimana jika di daerah tertentu untuk kendaraan itu pajaknya kita rendahkan. Sehingga tidak semua orang membeli mobil ke Medan, misalnya,“ sebut Gubernur Bobby Nasution.Menurut Bobby, penyesuaian nilai PKB di daerah tertentu dapat menjadi salah satu opsi untuk mendorong masyarakat membeli atau mendaftarkan kendaraannya di daerah tersebut. Dengan demikian, potensi penerimaan dari sektor pajak kendaraan dapat lebih merata antardaerah.Terkait optimalisasi PAD, Bobby mengapresiasi peran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), khususnya Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, yang terus memberikan bimbingan dalam peningkatan pelayanan masyarakat dan penerimaan daerah. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, hingga Agustus 2026, realisasi penerimaan telah mencapai 55,41% dari target Rp6,96 triliun atau sekitar Rp3,86 triliun untuk seluruh jenis penerimaan. “Sampai Agustus memang capaiannya cukup bagus. Tetapi kalau dihitung untuk bulan ini, nampaknya harus dipacu lagi agar bisa kita capai 100 % hingga akhir tahun. Karena itu juga kami mengharapkan kerja sama kabupaten/kota untuk optimalisasi PAD ini. Termasuk juga kami mencari jalan dari yang lain seperti meluncurkan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) bidang Olahraga, rencananya pada November mendatang,“ jelas Bobby Nasution.Senada dengan itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni mengapresiasi Gubernur Bobby Nasution yang menginisiasi rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, peningkatan PAD di Sumut merupakan prestasi yang membanggakan, sementara masih terdapat sejumlah potensi penerimaan lain yang dapat dioptimalkan, seperti dana transfer pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), CSR, Baznas, hingga alokasi anggaran kementerian/lembaga.“Karenanya kerjasama kolaborasi dalam pengingkatan PKB ini sangat penting antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Serta reasliasinya kita harapkan bisa terus dipacu. Karena itu kita sebagai pembina Samsat hadir di sini. Sebab kita memang tidak bisa kerja sendiri, harus ada dukungan semua untuk mengoptimalkan penerimaan ini,” ungkapnya.Pada kesempatan tersebut, Agus Fatoni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Bobby Nasution sebagai bentuk apresiasi atas upaya peningkatan PAD di Sumut.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja M Awaluddin, Ketua Baznas Sumut M Hatta, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, para bupati/wali kota se-Sumut, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut.**(H13/DISKOMINFO SUMUT)
01 Sep 2026 Ricardo
INFORMASI KEGIATAN PEMPROVSU
Bobby Nasution Harapkan Pendawa Indonesia Perkuat UMKM dan Pembangunan Sumut
Bobby Nasution Harapkan Pendawa Indonesia Perkuat UMKM dan P...
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia terus berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Sumut dan Indonesia yang semakin baik. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).Pesan Gubernur Sumut tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor pada Puncak Perayaan Harmoni Milad ke-27 Pendawa Indonesia yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Minggu (20/9/2026).Menurut Timur, Pemprov Sumut mendukung penuh pemberdayaan ekonomi lokal yang berperan sebagai motor utama dalam mempercepat pembangunan daerah. Salah satu bentuk dukungan tersebut yakni memberikan kemudahan berupa pengurusan sertifikat halal gratis bagi pelaku UMKM.“Tadi Bapak Gubernur Sumatera Utara menyampaikan pesan melalui telepon bahwa bagi Bapak/Ibu para pelaku UMKM akan disediakan 10.000 sertifikat halal secara gratis,” ujar Timur, menyampaikan pesan Gubernur Sumut.Ia melanjutkan, usia 27 tahun merupakan perjalanan yang panjang bagi sebuah organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran Pendawa Indonesia dapat menjadi jembatan yang mampu memperkuat komunikasi, memperluas partisipasi masyarakat, serta mempercepat lahirnya berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.Karena itu, lanjutnya, pembangunan Sumatera Utara membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat.“Kami berharap Pendawa Indonesia terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan generasi muda, meningkatkan kepedulian sosial, dan menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya.Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia Ruslan menyampaikan bahwa PB Pendawa Indonesia memiliki lembaga sayap khusus bernama UMKM Pendawa Sumut yang dibentuk untuk membina, mendampingi, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil di wilayah Sumut.Kepada seluruh anggota, Ruslan mengingatkan agar terus menjaga kebersamaan, saling mengayomi, serta membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, seperti TNI, Polri, dan instansi pemerintahan setempat.“Pendawa Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada aksi sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan ekonomi komunitas,” ujarnya. **(H21/DISKOMINFOSUMUT)
21 Sep 2026 Ricardo
Wagub Sumut Lepas Ribuan Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
Wagub Sumut Lepas Ribuan Peserta Fun Run 5K HUT ke-81 TNI, P...
MEDAN — Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya melepas ribuan peserta Fun Run 5K putra dan putri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sekaligus mendorong budaya hidup sehat.Kegiatan yang diselenggarakan Kodam I/Bukit Barisan (BB) tersebut dimulai sekitar pukul 06.15 WIB di Lapangan Merdeka Medan, Jalan Pulau Pinang, Minggu (20/9/2026), dan terbuka untuk masyarakat umum. Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati kawasan Lapangan Merdeka Medan sejak pagi untuk mengikuti kegiatan olahraga bersama tersebut.Fun Run 5K mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.Wagub Sumut Surya bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa beserta jajaran secara langsung melepas para peserta yang mengikuti rute lari sejauh 5 kilometer (5K). Pelepasan berlangsung meriah, ditandai antusiasme ribuan peserta yang langsung bergerak mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.Usai melepas peserta Fun Run 5K, Surya turut ambil bagian dalam kegiatan olahraga tersebut. Didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Surya ikut berolahraga dengan berjalan kaki melintasi sejumlah ruas jalan di pusat Kota Medan.Surya mengatakan, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama dapat menjadi sarana membangun kebugaran sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat.“Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” ujarnya.Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan, Fun Run 5K tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan serta komunikasi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan hubungan yang telah terjalin dapat terus diperkuat.“Kegiatan Fun Run 5K ini diharapkan menjadi momentum untuk terus membangun sinergi dan kedekatan TNI dengan masyarakat dalam menciptakan kebersamaan serta semangat gotong royong,” ujar Hendy.Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah bupati dan Walikota, jajaran OPD Sumut, jajaran Kodam I/Bukit Barisan, serta ketua organisasi kepemudaan.**(H20/DISKOMINFO SUMUT)
21 Sep 2026 Ricardo
Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas dan Kolaborasi untuk Sumut Maju
Bobby Nasution Ajak Insan Perhubungan Perkuat Konektivitas d...
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh insan perhubungan dan pemangku kepentingan menjadikan semangat Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 sebagai momentum memperkuat konektivitas dan kolaborasi, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Semangat Harhubnas harus menjadi dorongan bagi kita untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Utara,” ujar Bobby Nasution dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut Timur Tumanggor pada rangkaian kegiatan Fun Walk Harhubnas 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026).Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, instansi vertikal Kementerian Perhubungan, BUMN/BUMD, Dinas Perhubungan kabupaten/kota, komunitas transportasi, mitra transportasi daring, serta masyarakat.Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Harhubnas 2026 menegaskan pentingnya konektivitas transportasi sebagai penggerak pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi. Bagi Sumatera Utara, konektivitas juga menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga kawasan kepulauan, sentra pertanian, kawasan industri, dan destinasi wisata.Bobby mengatakan, semangat menghubungkan tersebut harus diwujudkan melalui pembangunan dan pelayanan transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.“Mari kita pastikan setiap langkah pembangunan sektor perhubungan, baik penguatan angkutan umum, peningkatan konektivitas wilayah, maupun pelayanan transportasi, dilaksanakan melalui kerja sama yang solid demi terwujudnya Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,” katanya.Sejalan dengan itu, pembangunan sektor perhubungan menjadi bagian dari prioritas dalam RPJMD Sumatera Utara 2025–2029. Sejumlah agenda yang didorong antara lain pengembangan BRT Mebidang, peningkatan akses menuju sentra pangan Berastagi, revitalisasi Pelabuhan Penyeberangan Gunungsitoli di Kepulauan Nias, serta dukungan subsidi transportasi untuk membantu pengendalian inflasi daerah.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan Fun Walk Harhubnas 2026 tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi seluruh unsur yang terlibat dalam sektor perhubungan.“Fun Walk ini bukan sekadar untuk berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh, tetapi yang utama sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan di antara kita semua, pemerintah, operator, mitra transportasi hingga masyarakat pengguna jasa perhubungan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara.Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati kebersamaan dan memadukan langkah dalam suasana yang harmonis.“Seperti halnya dalam bertransportasi, perjalanan yang panjang akan terasa lebih ringan dan menyenangkan jika kita lalui bersama-sama secara harmonis dan kompak,” katanya.Yuda juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, mengutamakan keselamatan, dan menjaga kebersihan sepanjang rute. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Fun Walk dapat memperkuat pengabdian seluruh insan perhubungan dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang semakin baik bagi masyarakat.**(DISKOMINFO SUMUT)
21 Sep 2026 Ricardo
VIDEO KEGIATAN BAPENDA